Diabetes

Assalamua’laikum, tahukah anda mengenai penyakit diabetes? Yuk, simak penjelasan singkat mengenai fakta penyakit diabetes di indonesia. 

.

Federasi Diabetes Internasional (IDF) Atlas 2017 edisi ke-8 mengungkapkan jumlah penderita diabetes di Indonesia telah mencapai angka 10,3 juta orang. Angka tersebut diprediksi terus meningkat hingga 16,7 juta pada 2045.

Diabetes atau disebut juga Kencing manis ini adalah penyakit jangka panjang yang disebabkan oleh kadar gula darah (glukosa) yang tinggi. Mengapa kadar gula darah pada penderita diabetes sangat tinggi?  Hal itu terjadi karena adanya gangguan pada sistem metabolisme di dalam tubuh. Glukosa sangat penting bagi kesehatan karena merupakan sumber energi utama bagi otak maupun sel-sel yang membentuk otot serta jaringan pada tubuh. Karena itu penting untuk mengetahui gejala awal diabetes. Baik bagi yang berisiko tinggi maupun yang merasa sehat dan tidak memiliki riwayat diabetes.

Gejala diabetes secara umum

Diabetes tidak datang secara tiba-tiba. Jika dicermati lebih lanjut, terdapat beberapa gejala diabetes yang biasa dialami oleh penderitanya. Beberapa gejala diabetes secara umum tersebut antara lain adalah:

1. Frekuensi buang air kecil yang terlalu sering. Tingginya kadar glukosa atau gula dalam darah membuat tubuh menarik air dari sel ke darah. ‘Kelebihan’ cairan ini kemudian dikeluarkan dalam bentuk urin, sehingga frekuensi buang air kecil pun meningkat.

2. Lebih cepat haus. Tubuh membutuhkan asupan cairan yang lebih banyak karena frekuensi buang air kecil yang terlampau sering. Rasa haus ini adalah reaksi tubuh agar tetap terhidrasi dari asupan cairan.

3. Rasa lapar yang berlebihan. Kondisi ini terjadi karena tubuh tidak dapat menggunakan glukosa sebagai sumber energi dengan baik; sehingga secara alami tubuh akan memberi respon pada Anda untuk terus makan guna memperoleh lebih banyak energi.

4. Penurunan berat badan secara drastis. Hal ini terjadi karena tubuh tidak bisa memakai glukosa secara efektif. Akibatnya lemak akan dipecah untuk dimanfaatkan sebagai sumber energi sehingga pasien mengalami penurunan berat badan secara tiba-tiba.

5. Kelelahan kronis. Ketika tubuh gagal mengolah glukosa menjadi energi, maka pasien akan terasa lesu dan menjadi mudah lelah.

6. Penglihatan mulai kabur. Kadar glukosa yang terlalu tinggi juga dapat berpengaruh terhadap kemampuan penglihatan pasien diabetes.

Tipe – tipe diabetes

Diabetes tipe 1 : Penderita diabetes tipe 1 sangat bergantung kepada insulin karena sistem kekebalan tubuh penderita akan menyerang dan menghancurkan sel-sel pankreas yang memproduksi insulin. Hal ini memicu peningkatan kadar glukosa sehingga terjadi kerusakan pada organ-organ tubuh. Hingga saat ini, penyebab di balik diabetes tipe 1 belum diketahui secara pasti.

Penderita jenis diabetes ini umumnya berusia di bawah 40 tahun, biasanya muncul pada masa remaja atau anak-anak. Karena itu, diabetes tipe 1 juga disebut sebagai diabetes anak-anak.

Diabetes tipe 1 lebih jarang terjadi dibandingkan dengan diabetes tipe 2. Di antara 10 orang penderita diabetes, diperkirakan hanya sekitar 1 orang yang mengidap tipe 1.

Selain harus menerima suntikan insulin setiap hari, penderita diabetes tipe 1 juga disarankan untuk menjaga kadar glukosa dalam darah agar tetap seimbang. Misalnya dengan menerapkan pola makan sehat dan menjalani tes darah secara rutin.

Diabetes Tipe 2 :  merupakan jenis diabetes yang lebih umum terjadi. Sekitar 90 persen penderita diabetes di dunia mengidap diabetes tipe ini.

Diabetes jenis ini disebabkan oleh kurangnya produksi insulin dalam tubuh atau sel-sel tubuh yang menjadi kurang sensitif terhadap insulin. Kekurangpekaan sel-sel tubuh ini dikenal dengan istilah resistensi terhadap insulin.

Gejala pada penderita diabetes tipe ini biasanya dapat dikendalikan dengan pola makan sehat dan memantau kadar glukosa dalam darah. Tetapi, tetaplah waspada karena penyakit ini akan terus berkembang dalam tubuh dan lambat laun Anda akan membutuhkan langkah pengobatan.

Diabetes tipe 2 sering dihubungkan dengan obesitas. Memang tidak semua orang yang mengidap obesitas akan otomatis menderita diabetes tipe 2. Tetapi, makin tinggi indeks massa tubuh seseorang, maka risiko diabetes tipe ini juga meningkat. Diabetes akibat obesitas umumnya menyerang para manula.

Cara mencegah dan mengobati diabetes

ALHIJRA MADU HITAM SOLUSI NYA!!!.  Terobosan baru obat herbal paling ampuh mengatasi berbagai macam penyakit tanpa menimbulkan efek samping. Karena kandungan di dalamnya di racik dari rempah rempah alami yang mampu mengatasi berbagai macam penyakit. Ampuh berdasarkan testimoni.

SEGERA DAPATKAN KHASIATNYA !!!

Telp / SMS / WA : 082123456607
Format sms ketik :
“ALHJR : Nama lengkap + jumlah produk + alamat lengkap ( jalan, rt/rw, no rumah, desa/kel, kec, kab/kota + no tlp)

SANGAT AMAN DI KONSUMSI OLEH KALANGAN SIAPA SAJA BAIK ANAK-ANAK MAUPUN ORANG TUA.

IKUTI CARA PENGONSUMSIANNYA !!!

WA’ALAIKUMSALAM

SALAM SEHAT  ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *