0 di keranjang

No products in the cart.

Maag

Mengenal Sindrom Dispepsia (Maag)

Penyakit  maag atau yang secara medis dikenal sebagai sindrom dispepsia merupakan penyakit yang sering menjangkit dikalangan masyarakat. Penyakit ini disebabkan karena terjadi luka atau peradangan pada lambung yang menyebabkan sakit, mulas, dan perih pada perut. Secara garis besar para ahli medis membagi penyakit ini ke dalam 2 jenis bagian, yaitu :

  • Gastritis Akut
    • Penyakit maag akut adalah inflamasi (reaksi tubuh terhadap mikroorganisme dan benda asing yg ditandai oleh panas, bengkak, nyeri, dan gangguan fungsi organ tubuh) akut dari lambung, dan biasanya terbatas hanya pada muklosa. Penyakit maag akut dapat terjadi tanpa diketahui penyebabnya.
  • Gastritits Kronis
    • Lambung penderita penyakit maag kronis mungkin mengalami inflamasi (reaksi tubuh terhadap mikroorganisme dan benda asing yg ditandai oleh panas, bengkak, nyeri, dan gangguan fungsi organ tubuh) kronis dari tipe gangguan tertentu, yang menyebabkan gastritis dari tipe yang spesifik yaitu gastritis kronisa.

Jenis penyakit maagberdasarkan tingkat keparahan

  • Maag ringan : Maag ringan masih tergolong tahap ringan dimana biasanya setiap orang sudah berada di tahap ini, jika dilakukan pemeriksaan akan terlihat asam lambung berlebih di bagian dinding.
  • Maag sedang : Maag pada tahap ini sudah menyebabkan nyeri, sakit dan mual yang menyakitkan.
  • Maag kronis : Maag kronis adalah maag yang sudah parah intensitasnya di bandingkan maag biasa.
  • Kanker lambung : Kanker lambung terjadi akibat mikroorganisme yang merugikan, yaitu Helycobacter pylori.

Mengenali Ciri-ciri Penyakit Maag

Untuk dapat mendeteksinya maka kita harus mengetahui  ciri – ciri seseorang yang terjangkit penyakit sindrom dispepsia ( maag), diantaranya :

  • Perut kembung dan terasa penuh
  • Mudah kenyang
  • Mual saat makan
  • Sering sendawa
  • Intoleransi terhadap makanan berlemak
  • Nafsu makan menurun karena perut terasa sakit
  • Naiknya asam lambung
  • Penurunan berat badan
  • Nyeri ulu hati disertai sensasi terbakar di bagian dada

Selain itu, ada pula gejala atau ciri-ciri penyakit maag yang terbilang berbahaya dan perlu segera diatasi:

  • Mual dan muntah secara terus menerus
  • Tinja berwarna gelap atau mengandung darah
  • Muntah darah
  • Nyeri perut yang tiba-tiba dan terasa begitu menyakitkan
  • Sulit bernapas
  • Anemia

Jika ciri-ciri penyakit maag tersebut dialami, segera periksakan diri ke dokter untuk ditangani lebih lanjut.

Cara Mencegah Penyakit Maag

Papatah mengatakan lebih baik mancegah dari pada mengobati. Untuk itu ada baiknya untuk melakukan pencegahan penyakit maag sedini mungkin. Ini bisa dilakukan dengan mengubah pola hidup, termasuk:

  • Menghindari konsumsi makanan pedas. Hindarilah makanan penyebab sakit maag. Hal ini termasuk menghindari makanan tinggi lemak, makanan yang pedas, dan makanan yang asam.
  • Hindari konsumsi minuman tertentu. Untuk mencegah penyakit maag, Anda dianjurkan untuk menghindari konsumsi minuman bersoda, minuman berkafein seperti kopi dan teh, serta minuman beralkohol karena dapat mengiritasi lambung.
  • Berhenti merokok. Perokok diketahui lebih berisiko terkena sakit maag dibandingkan mereka yang tidak merokok.

Ciri-ciri penyakit maag perlu dikenali agar dapat dilakukan penanganan yang tepat. Sebab, jika tidak ditangani dengan baik, penyakit maag dapat membahayakan kesehatan Anda.

5 Makanan untuk mencegah penyakit Sindrom dispepsia (Maag)

1. MaduMadu dipercaya dapat mengendalikan rasa sakit maag karena bersifat melawan bakteri. Hal ini diperkuat dengan adanya penelitian di Selandia Baru yang menguji madu terbuat dari nektar bunga manuka pada bakteri penyebab penyakit maag, dan hasilnya memperlihatkan bahwa madu mampu menghambat pertumbuhan bakteri.

2. Sayur Brokoli, kubis Brussel, kembang kol, dan kangkung adalah makanan yang direkomendasikan untuk meredakan maag. Sayuran tersebut mengandung kalsium, dan sulforaphane, yakni senyawa yang bisa membunuh bakteri H.pylori. Dalam sebuah penelitian, setelah pasien positif terkena maag, ia dianjurkan memakan brokoli dua kali sehari selama tujuh hari. Hasilnya 78 persen negatif bakteri H.pylori.

Makanan Pencegah Maag

3. PisangPisang membantu menenangkan selaput lendir yang meradang dan teriritasi, serta mengandung sifat anti bakteri. Pisang raja hijau dapat mencegah timbulnya penyakit maag dan membantu proses penyembuhan. Makan pisang raja hijau dengan cara direbus. Hindari menggorengnya karena kandungan lemak di dalam minyak dapat memperparah maag.

4. Makanan tinggi serat. Makanan tinggi serat berperan dalam menghalau penyakit maag, terutama di duodenum (usus dua belas jari). Sejumlah penelitian menemukan bahwa orang yang makan makanan mengandung serat tinggi memiliki risiko lebih rendah terkena maag. Peneliti dari Physicians Health Study from Harvard mengamati sebanyak 47.806 pria. Mereka yang makan 11 gram atau lebih serat dari sayuran memiliki risiko 32 persen lebih rendah mengalami sakit maag.

5. YoghurtYoghurt dan kefir (susu fermentasi) mengandung bakteri baik yang bisa menghambat pertumbuhan H.pylori, dan membantu menyembuhkan maag dengan cepat. 

TINDAKAN PERTAMA UNTUK MENCEGAH PENYAKIT MAAG DENGAN MENGKONSUMSI MADU HITAM ALHIJRA

ALHIJRA MADU HITAM SOLUSI NYA!!!.  Terobosan baru obat herbal paling ampuh mengatasi berbagai macam penyakit tanpa menimbulkan efek samping. Karena kandungan di dalamnya di racik dari rempah rempah alami yang mampu mengatasi berbagai macam penyakit. Ampuh berdasarkan testimoni.  

Previous
Next

Telp / SMS / WA : 082123456607
Format sms ketik :
“ALHJR : Nama lengkap + jumlah produk + alamat lengkap ( jalan, rt/rw, no rumah, desa/kel, kec, kab/kota + no tlp)

SANGAT AMAN DI KONSUMSI OLEH KALANGAN SIAPA SAJA BAIK ANAK-ANAK MAUPUN ORANG TUA.

IKUTI CARA PENGONSUMSIANNYA !!!

SALAM SEHAT  ,

Tulis Komentar

1
Assalamu'alaikum, selamat datang ada yang bisa kami bantu?
Powered by
%d blogger menyukai ini: